Dipublish pada 2026-04-14 23:10:43
Weragati, 08 April 2026. Sebagai bentuk penguatan pembinaan santri, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami menyelenggarakan workshop mentoring bagi mentor dan tutor kelas 3 TMI. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program pengenalan Project Young Leader (PYL), yang bertujuan untuk mempersiapkan pembimbing santri agar lebih optimal dalam mendampingi perkembangan mereka.
Workshop ini diikuti oleh para mentor dan tutor yang memiliki peran penting dalam membimbing santri kelas 3, baik dalam aspek akademik, karakter, maupun kesiapan mental menghadapi jenjang selanjutnya.
Dibimbing Langsung oleh Kiai Pesantren. Kegiatan workshop ini dibawakan langsung oleh pimpinan pesantren, yang memberikan pembekalan mendalam terkait peran strategis seorang pembimbing santri. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan pembinaan santri tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada kualitas pendampingan yang diberikan oleh para muroqib dan mentor.
Memahami Psikologi Santri. Salah satu materi utama dalam workshop adalah pemahaman tentang **psikologi santri usia remaja**. Peserta diajak memahami bahwa pada fase ini, santri sedang berada dalam proses pencarian jati diri, sehingga cenderung labil dan mudah terpengaruh lingkungan. Oleh karena itu, seorang pembimbing dituntut untuk mampu memahami kebutuhan dasar santri, seperti keinginan untuk didengar, diterima, dan dihargai.
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi. Workshop ini juga membekali peserta dengan **keterampilan komunikasi efektif**, seperti teknik mendengar aktif (*active listening*), cara bertanya yang tepat, serta penggunaan kalimat yang mampu menenangkan dan membangun kepercayaan. Pendekatan komunikasi yang baik dinilai menjadi kunci dalam membangun hubungan yang sehat antara mentor dan santri.
Membangun Kedekatan dan Kepercayaan. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya membangun kedekatan emosional dengan santri. Kedekatan ini tidak dibangun melalui pendekatan yang kaku, melainkan melalui sikap yang konsisten, adil, dan penuh perhatian. Dengan adanya hubungan yang kuat, santri akan merasa lebih nyaman dan terbuka dalam menyampaikan permasalahan yang dihadapi.
Teknik Mentoring dan Pendekatan Solutif. Dalam workshop ini, peserta juga dilatih mengenai teknik mentoring praktis, seperti cara melakukan pendekatan secara personal, membantu santri menetapkan target kecil, serta melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Selain itu, dibahas pula strategi dalam menangani santri yang mengalami kesulitan atau memiliki keinginan untuk meninggalkan pesantren, dengan pendekatan yang lebih bijak, empatik, dan tidak menekan.
Metode Interaktif yang Aplikatif. Berbeda dengan pelatihan pada umumnya, workshop ini diselenggarakan secara interaktif melalui berbagai metode, seperti simulasi kasus (*role play*), diskusi kelompok, serta evaluasi pengalaman nyata di lingkungan pesantren. Metode ini bertujuan agar para peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Mencetak Pembimbing yang Berpengaruh. Melalui workshop ini, diharapkan para mentor dan tutor tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi mampu menjadi pembimbing yang benar-benar memberikan dampak positif bagi kehidupan santri. Dengan pembekalan ini, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya terstruktur, tetapi juga penuh perhatian dan kepedulian. Karena pada hakikatnya, keberhasilan santri bukan hanya ditentukan oleh sistem yang baik, tetapi juga oleh sosok yang mendampingi dan membersamai perjalanan mereka.
Redaksi Nufanews, Nurul Fajri Kita
Be Better Then The Best