+62 857 4752 6576
ponpesnurulfajri.wrgt@gmail.com

Rihlah Iqtisodiyah 2026: Membekali Santri Menuju Kepemimpinan dan Masa Depan

test

Dipublish pada 2026-05-01 21:24:13

Semarang, 26 April 2026 - Dalam rangka mempersiapkan santri menuju jenjang kepengurusan dan masa depan yang lebih luas, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami menyelenggarakan kegiatan Rihlah Iqtisodiyah bagi santri kelas 4 TMI. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada Senin–Selasa, 27–28 April 2026, dengan menghadirkan pengalaman edukatif yang menyeluruh. Rihlah ini dirancang sebagai bagian dari pembekalan santri dalam menghadapi peran mereka di masa mendatang, baik saat menjadi pengurus di kelas 5 maupun ketika melanjutkan studi ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja.

Menapaki Dunia Akademik di Universitas Negeri Semarang. Hari pertama dimulai dengan kunjungan ke Universitas Negeri Semarang (UNNES). Dalam kesempatan tersebut, para santri mendapatkan pengalaman berharga dengan bertemu langsung dengan Rektor UNNES, Joko Widodo, M.Pd. Dalam pemaparannya, beliau memperkenalkan dunia perkuliahan, peluang pendidikan, serta memberikan motivasi kepada para santri untuk berani melangkah dan menentukan masa depan. Salah satu pesan yang menginspirasi yang disampaikan adalah:

“Apa pun yang kalian inginkan, UNNES akan berusaha menyediakan jalannya.”

Pemaparan ini membuka wawasan santri tentang luasnya peluang pendidikan tinggi sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus belajar dan berkembang.

Penguatan Leadership melalui Seminar Inspiratif. Kegiatan dilanjutkan dengan seminar training leadership yang dipimpin oleh dosen UNNES, Faiz Fatihul Alwan, S.Pd., M.Pd. Dalam sesi ini, para santri dibekali pemahaman mendalam mengenai kepemimpinan, khususnya sebagai persiapan ketika mereka memasuki masa kepengurusan di pesantren. Materi yang disampaikan meliputi cara memahami karakter santri, membangun komunikasi yang efektif, serta menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab. Seminar ini menjadi momentum penting bagi santri untuk mulai mempersiapkan diri, tidak hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai calon pemimpin yang akan membawa perubahan positif.

Menyusuri Sejarah di Museum Ranggawarsita. Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan kunjungan ke Museum Ranggawarsita. Dalam kunjungan ini, para santri didampingi oleh mahasiswa UNNES yang berperan sebagai tour guide, menjelaskan berbagai koleksi sejarah dan budaya yang tersimpan di dalam museum. Melalui kegiatan ini, santri tidak hanya mendapatkan wawasan akademik dan kepemimpinan, tetapi juga pemahaman tentang nilai sejarah dan peradaban yang menjadi bagian penting dalam membentuk cara pandang terhadap masa depan.

Menyatukan Ilmu, Pengalaman, dan Harapan. Rihlah Iqtisodiyah bukan sekadar perjalanan, melainkan proses pembelajaran yang menggabungkan ilmu, pengalaman, dan refleksi diri. Setiap rangkaian kegiatan memberikan bekal berharga bagi santri untuk menghadapi tantangan di masa mendatang. Melalui program ini, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami terus berkomitmen membentuk generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga siap memimpin, beradaptasi, dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Karena pada akhirnya, perjalanan ini bukan hanya tentang tempat yang dikunjungi—tetapi tentang bagaimana santri mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih besar.

Redaksi NufaNews
Be Better Then The Best