+62 857 4752 6576
ponpesnurulfajri.wrgt@gmail.com

Rihlah Ruhiyyah Santri Akhir: Menapaki Jejak Wali Songo dan Ulama

test

Dipublish pada 2026-05-13 19:40:16

Weragati, 04 Mei 2026. Dalam rangka memperkuat nilai spiritual dan memperdalam kecintaan terhadap perjuangan dakwah para ulama, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami menyelenggarakan kegiatan Ziarah Wali Songo dan Ziarah Ulama Nusantara yang diikuti oleh santri akhir, para asatidz, serta jamaah umum.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 4–9 Mei 2026 sebagai bagian dari rihlah ruhiyyah atau perjalanan spiritual santri akhir sebelum menuntaskan masa pendidikan mereka di pesantren.

Menyusuri Jejak Dakwah Para Wali

Perjalanan dimulai pada Senin malam, 4 Mei 2026, dengan keberangkatan dari pesantren menuju makam Makam Sunan Gunung Jati. Di tempat tersebut, rombongan melaksanakan tahlil dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para penyebar Islam di Nusantara. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju berbagai makam Wali Songo dan ulama besar lainnya, di antaranya:

  • Makam Sunan Kalijaga
  • Makam Sunan Kudus
  • Makam Sunan Muria
  • Makam Sunan Bonang
  • Makam Mbah Kholil Bangkalan
  • Makam Sunan Ampel
  • Makam Sunan Giri
  • Makam Sunan Gresik
  • Makam Syekh Maulana Ishaq
  • Makam Sunan Drajat

Di setiap lokasi, rombongan melaksanakan tahlil, doa bersama, serta mendengarkan penjelasan mengenai sejarah perjuangan para wali dan ulama dalam menyebarkan Islam dengan hikmah, ilmu, dan akhlak mulia.

Rihlah Ruhiyyah yang Sarat Makna

Ziarah ini bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi menjadi momentum refleksi spiritual bagi santri akhir. Melalui perjalanan panjang tersebut, para santri diajak memahami bahwa perjuangan menuntut ilmu memiliki hubungan erat dengan perjuangan dakwah para ulama terdahulu. Selain mempererat ukhuwah antar peserta, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa tawadhu’, menghormati ulama, serta memperkuat semangat melanjutkan perjuangan dakwah dan pendidikan Islam.

Mengunjungi Tempat Bersejarah dan Edukatif

Di sela perjalanan, rombongan juga mengunjungi beberapa lokasi edukatif, salah satunya praktik manasik haji dan umrah di Fatimah Az zahra  Semarang serta wisata bahari di Lamongan sebagai bagian dari penyegaran selama perjalanan panjang. Meski dipenuhi dengan jadwal yang padat, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan khidmat.

Menjadikan Perjalanan sebagai Pengingat Perjuangan

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami berharap para santri akhir tidak hanya membawa pulang pengalaman perjalanan, tetapi juga membawa nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan semangat dakwah para ulama ke dalam kehidupan mereka. Karena sejatinya, ziarah bukan hanya tentang mendatangi makam para wali, tetapi tentang mengambil pelajaran dari perjuangan mereka untuk menerangi perjalanan hidup di masa depan.

NufaNews
Be Better Then The Best