+62 857 4752 6576
ponpesnurulfajri.wrgt@gmail.com

Tiga Hari Penuh Makna: Semangat Ibadah, Kurban, dan Keilmuan Warnai Iduladha 1447 H di Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami

test

Dipublish pada 2026-05-28 22:24:33

Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H, keluarga besar Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami melaksanakan rangkaian kegiatan penuh makna yang berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak 9 Dzulhijjah 1447 H hingga puncak perayaan Iduladha.

Rangkaian kegiatan ini diisi dengan berbagai agenda spiritual, mulai dari puasa bersama, Tasyabbu bil Arafah, shalat Iduladha, penyembelihan hewan kurban, kebersamaan tusuk sate, hingga seminar keilmuan, yang seluruhnya menjadi sarana pendidikan ruhani, sosial, dan intelektual bagi para santri.

Hari Pertama: Puasa Bersama dan Tasyabbu bil Arafah

Rangkaian kegiatan diawali pada 9 Dzulhijjah 1447 H dengan pelaksanaan puasa Arafah bersama oleh para santri dan asatidz. Menjelang sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan Tasyabbu bil Arafah yang dilaksanakan di Lapangan Baytul Ridho Komplek Nurul Fajri.

Acara dimulai sejak ba’da Ashar dengan dzikir bersama, pembacaan shalawat, doa-doa pilihan, serta penyampaian nasihat keislaman mengenai keutamaan hari Arafah dan makna penghambaan kepada Allah SWT. Penyampaian materi disampaikan secara bergantian oleh: Ust. Rizki Hidayat, Lc, K.Robi Adrian, Lc dan Ust Azis Hapid Dzulyaqin, S.Pd. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, shalat berjamaah, makan bersama, dan dilanjutkan dengan takbiran di masjid pesantren.

Hari Kedua: Shalat Iduladha dan Pelaksanaan Kurban

Pada 10 Dzulhijjah 1447 H, seluruh santri dan asatidz melaksanakan Shalat Iduladha berjamaah dengan penuh khidmat. Usai pelaksanaan shalat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dipimpin langsung oleh para muallim dan ustadz.

Alhamdulillah, pada tahun ini terkumpul 9 ekor kambing kurban dari para mudhohi yang telah mempercayakan ibadah kurbannya kepada pesantren, yaitu:

  1. Bapak Johan Setiadi
  2. Ibu Teti Suherti Sarjam Putri
  3. Ibu Neneng Ani Mutia Rahman
  4. Bapak Miftachul Imanurochim
  5. Ibu Lanjar
  6. Najwa Banila Azkha
  7. Bapak Gianto Rohanda
  8. Reva Nourah Hazna
  9. Ibu Nani Nurani

Partisipasi para mudhohi ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi dalam momentum Iduladha. Kegiatan penyembelihan juga menjadi sarana edukasi bagi santri tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan pelaksanaan syariat Islam secara langsung.

Malam Kebersamaan dalam Kegiatan Tusuk Sate

Semarak Iduladha berlanjut pada malam harinya melalui kegiatan tusuk sate bersama yang dilaksanakan berdasarkan kelompok angkatan. Setiap kelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 5, melaksanakan kegiatan ini secara bersama-sama. Para asatidz pun turut ambil bagian, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.Momen ini menjadi ruang kebersamaan yang mempererat ukhuwah serta menghadirkan kebahagiaan sederhana dalam nuansa Iduladha.

Iduladha sebagai Madrasah Keikhlasan dan Ilmu

Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari ini, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami kembali menegaskan komitmennya dalam menjadikan setiap momentum hari besar Islam sebagai sarana pembinaan karakter, penguatan spiritual, dan penanaman ilmu. Iduladha mengajarkan bahwa pengorbanan melahirkan keikhlasan, kebersamaan menumbuhkan ukhuwah, dan ilmu menjadi cahaya dalam menjalani kehidupan. Karena sejatinya, setiap ibadah yang dilakukan bersama di pesantren bukan hanya menjadi rutinitas tahunan,
 tetapi menjadi jejak pendidikan yang membentuk hati, akhlak, dan masa depan para santri.

Redaksi NufaNews
Be Better Then The Best