Dipublish pada 2026-08-05 18:35:36
Majalengka – Suasana semangat dan antusiasme tampak menghiasi lingkungan Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri pada Rabu, menandai dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun Ajaran 2026–2027. Setelah melalui rangkaian kegiatan penerimaan santri baru, Khutbatul Arsy, dan berbagai agenda pengenalan lingkungan pesantren, seluruh santri kini kembali fokus menjalani aktivitas akademik dan kepesantrenan secara penuh.
Kegiatan awal tahun ajaran dimulai dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh santri dan Majlisul Asatidzah. Apel tersebut menjadi momentum untuk menanamkan kembali semangat belajar, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai santri dalam mengawali perjalanan pendidikan selama satu tahun ke depan.
Setelah apel selesai, seluruh santri melaksanakan kegiatan Tandzif (Pembersihan dan Penataan Kelas). Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan kondusif. Dengan penuh semangat, para santri bergotong royong membersihkan ruang kelas, menata meja dan kursi, serta mempersiapkan berbagai perlengkapan yang akan digunakan selama proses pembelajaran.
Usai kegiatan Tandzif, para santri mengikuti Muwajjahah, yaitu pengarahan dan pembekalan sebelum dimulainya proses belajar mengajar. Dalam kegiatan tersebut, para santri diberikan motivasi, arahan, serta penguatan mengenai pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu dan menjaga adab selama berada di lingkungan pesantren.
Setelah seluruh rangkaian pembukaan selesai, kegiatan belajar mengajar pun dimulai sebagaimana mestinya. Para guru dan muallim memasuki kelas masing-masing untuk menyampaikan materi pelajaran, sementara para santri mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian dan kesiapan. Suasana kelas kembali hidup dengan aktivitas diskusi, penyampaian materi, serta interaksi edukatif antara guru dan santri.
Dimulainya KBM ini menjadi langkah awal bagi seluruh santri untuk kembali menata target, meningkatkan prestasi, serta mengembangkan potensi yang dimiliki. Tidak hanya dalam bidang akademik, para santri juga diharapkan mampu berkembang dalam aspek keagamaan, bahasa, kepemimpinan, dan karakter yang menjadi ciri khas pendidikan pesantren.
Dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar Tahun Ajaran 2026–2027, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri berharap seluruh santri dapat menjalani proses pendidikan dengan penuh semangat, disiplin, dan keikhlasan sehingga mampu meraih prestasi terbaik serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat.
"Hari pertama belajar bukan sekadar memulai pelajaran, tetapi memulai langkah menuju masa depan yang lebih baik."
Redaksi NufaNews
Be Better Then The best