+62 857 4752 6576
ponpesnurulfajri.wrgt@gmail.com

Penutupan Camp Tahfidz 2026: Menorehkan Prestasi, Menguatkan Cinta kepada Al-Qur'an

test

Dipublish pada 2026-10-02 21:02:55

Majalengka, 30 September 2026 – Setelah berlangsung selama sepuluh hari penuh dengan semangat menghafal dan mendekatkan diri kepada Al-Qur'an, kegiatan Camp Tahfidz 2026 Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami resmi ditutup pada Rabu, 30 September 2026. Acara penutupan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur, dihadiri oleh seluruh peserta Camp Tahfidz beserta para pembimbing yang selama kegiatan senantiasa mendampingi dan membimbing para santri.

Program yang dimulai sejak 21 September 2026 ini menjadi salah satu ikhtiar pesantren dalam memberikan wadah bagi para santri untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalan Al-Qur'an. Selama sepuluh hari pelaksanaan, para peserta menunjukkan kesungguhan yang luar biasa dalam mencapai target hafalan masing-masing.

Acara penutupan dibuka dengan rangkaian kegiatan sederhana namun penuh makna. Sambutan penutupan disampaikan oleh Mu'allim Abdan Syakuro, selaku salah satu pembimbing Camp Tahfidz. Dalam pesannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang dengan penuh kesabaran, kedisiplinan, dan keikhlasan selama mengikuti program.

Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam menghafal Al-Qur'an bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga, mengamalkan, dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Apresiasi bagi Penghafal Terbanyak

Salah satu momen yang paling dinantikan dalam acara penutupan adalah pengumuman capaian hafalan peserta selama Camp Tahfidz berlangsung. 

Untuk kategori santriwati, penghargaan diraih oleh Ayu Sinal Yulianti dari kelas 4 TMI yang berhasil menyelesaikan hafalan sebanyak 70 halaman, setara dengan 3,5 juz Al-Qur'an dalam waktu sepuluh hari. Sementara itu, kategori santriwan diraih oleh Radinka Firnanda dari kelas 4 TMI yang mencatatkan capaian luar biasa dengan hafalan sebanyak 101 halaman, setara dengan 5 juz 1 halaman Al-Qur'an selama pelaksanaan Camp Tahfidz.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa dengan niat yang kuat, lingkungan yang mendukung, serta bimbingan yang tepat, para santri mampu mencapai hasil yang membanggakan dalam waktu yang relatif singkat.

Rihlah Sebagai Bentuk Syukur dan Refreshing

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti rihlah selama satu hari. Kegiatan ini menjadi sarana penyegaran sekaligus bentuk rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Camp Tahfidz yang telah berlangsung dengan baik.

Selain memberikan waktu untuk beristirahat setelah menjalani program yang cukup intensif, rihlah juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah di antara para peserta dan pembimbing. Kebersamaan yang terjalin selama sepuluh hari diharapkan menjadi kenangan berharga yang akan terus memotivasi mereka untuk tetap istiqamah bersama Al-Qur'an.

Melalui Camp Tahfidz 2026, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami berharap semangat mencintai Al-Qur'an tidak berhenti ketika program berakhir, tetapi terus tumbuh dalam kehidupan para santri. Sebab, keberhasilan sejati bukan hanya pada banyaknya hafalan yang berhasil diselesaikan, melainkan pada kemampuan menjaga hubungan yang erat dengan Al-Qur'an sepanjang hayat.

"Sepuluh hari mungkin telah berakhir, tetapi perjalanan bersama Al-Qur'an akan terus berlanjut. Karena setiap ayat yang dihafal hari ini adalah cahaya yang akan menerangi langkah di masa depan."

Redaksi NufaNews
Be Better Then The Best