+62 857 4752 6576
ponpesnurulfajri.wrgt@gmail.com

Seminar Praktis Haid: Penguatan Fiqih Kewanitaan

test

Dipublish pada 2026-06-01 21:58:08

Weragati, 28 Mei 2026. Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Iduladha 1447 H, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami menyelenggarakan kegiatan Seminar Praktis Haid yang diikuti oleh seluruh asatidz dan pengurus kelas 5 TMI. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan keilmuan Fiqih praktis yang sangat penting, khususnya dalam memahami persoalan-persoalan kewanitaan yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Seminar ini dibawakan langsung oleh Dewan Pimpinan pesantren, Robi Adriyanto, Lc, yang menyampaikan materi secara mendalam, sistematis, dan aplikatif.

Membahas Fiqih Kewanitaan Secara Komprehensif

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai pembahasan mendasar hingga persoalan yang sering menjadi pertanyaan dalam kehidupan perempuan. Materi yang disampaikan mencakup:

  • Pengertian dan ketentuan haid
  • Penjelasan mengenai istihadhah
  • Perbedaan antara darah haid dan istihadhah
  • Hukum-hukum yang berkaitan dengan ibadah saat haid
  • Permasalahan-permasalahan Fiqih perempuan yang sering terjadi dalam praktik sehari-hari

Penyampaian materi dilakukan secara rinci dengan merujuk pada dasar-dasar Fiqih yang kuat, sehingga peserta dapat memahami pembahasan secara lebih mendalam.

Bekal Penting bagi Pengurus dan Asatidz

Seminar ini diikuti oleh seluruh asatidz serta pengurus kelas 5 TMI sebagai bagian dari pembekalan keilmuan mereka. Bagi pengurus kelas 5 TMI, materi ini menjadi bekal penting sebagai persiapan menuju jenjang kepengurusan dan kelas akhir, di mana mereka akan memegang tanggung jawab lebih besar dalam mendampingi serta membimbing santri. Sementara bagi para asatidz, kegiatan ini menjadi sarana penguatan pemahaman agar mampu memberikan arahan yang tepat ketika menghadapi persoalan Fiqih kewanitaan di lingkungan pesantren.

Menjawab Persoalan dengan Ilmu

Salah satu tujuan utama seminar ini adalah membangun pemahaman bahwa persoalan haid dan hukum-hukumnya harus dipahami berdasarkan ilmu, bukan sekadar asumsi atau kebiasaan. Melalui forum ini, peserta diberikan ruang untuk memperdalam pemahaman sekaligus mengklarifikasi berbagai persoalan yang sering menimbulkan kebingungan.

Iduladha sebagai Momentum Menambah Ilmu

Pelaksanaan Seminar Praktis Haid dalam rangkaian Iduladha menunjukkan bahwa momentum hari besar Islam di Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami tidak hanya diisi dengan ibadah ritual, tetapi juga dengan penguatan ilmu yang aplikatif. Hal ini menjadi wujud komitmen pesantren dalam menghadirkan pendidikan yang menyeluruh, mengintegrasikan pembinaan spiritual dengan pendalaman keilmuan. Karena sejatinya, ilmu adalah cahaya yang membimbing setiap amal, dan pemahaman yang benar akan melahirkan praktik ibadah yang lebih sempurna.

Redaksi NufaNews
Be Better Then The Best