Dipublish pada 2026-04-14 23:04:34
Bahtsul Masail: Mengasah Nalar Kritis Santri dalam Menjawab Problematika Kontemporer
Sebagai bagian dari tradisi keilmuan pesantren, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami kembali menyelenggarakan kegiatan **Bahtsul Masail** yang dilaksanakan setiap tahunnya bagi santri kelas akhir (kelas 6). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan dalam membentuk pola pikir kritis, analitis, serta kemampuan santri dalam menjawab berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Mengkaji Masalah Aktual dengan Referensi Kitab. Dalam kegiatan Bahtsul Masail, para santri diberikan berbagai persoalan yang diambil dari realita kehidupan masa kini. Permasalahan tersebut kemudian dikaji dan dianalisis menggunakan referensi dari kitab-kitab turats (klasik) yang telah disediakan. Metode ini melatih santri untuk tidak hanya memahami teks, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu dalam menjawab tantangan zaman secara bijak dan ilmiah.
Ragam Permasalahan yang Dibahas. Adapun beberapa tema permasalahan yang dikaji dalam kegiatan ini meliputi:
Hukum-hukum yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah di masjid
Penggunaan alat atau fasilitas modern dalam konteks ibadah
Pemanfaatan media dan teknologi dalam kehidupan sehari-hari
Permasalahan sosial yang berkembang di tengah masyarakat
Adab dan hukum interaksi dalam kehidupan modern
Setiap kelompok santri berdiskusi secara intens untuk merumuskan jawaban terbaik berdasarkan dalil dan referensi yang kuat, kemudian mempresentasikan hasil kajiannya di hadapan peserta lainnya.
Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu dan Keberanian Berpendapat. Bahtsul Masail tidak hanya melatih kemampuan berpikir, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, keberanian berpendapat, serta kemampuan berdialog secara ilmiah. Santri diajak untuk aktif bertanya, mengkritisi, dan menyampaikan argumen dengan dasar yang jelas. Suasana diskusi yang hidup menjadi bukti bahwa santri mampu terlibat secara aktif dalam proses pencarian ilmu.
Mencetak Generasi Berilmu dan Solutif. Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami berkomitmen mencetak generasi santri yang tidak hanya memahami ilmu agama secara tekstual, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Bahtsul Masail menjadi bukti bahwa pesantren tidak hanya menjaga tradisi keilmuan klasik, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang relevan dan aplikatif.
Karena sejatinya, santri bukan hanya pencari ilmu — tetapi juga calon pemberi solusi bagi umat.
Redaksi Nufanews
Be Better Then The Best