+62 857 4752 6576
ponpesnurulfajri.wrgt@gmail.com

Silaturahmi Perdana Wali Santri Baru, Penutupan Program Baro'ah 40 Hari yang Penuh Khidmat dan Haru

test

Dipublish pada 2026-08-24 22:07:25

Program Baro'ah selama 40 hari merupakan masa pembiasaan bagi santri baru di Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami untuk beradaptasi dengan lingkungan pesantren. Selama program berlangsung, para santri diwajibkan melaksanakan sholat berjamaah tanpa terputus dan dilarang menerima kunjungan dari keluarga, dengan tujuan membentuk kedisiplinan, kemandirian, dan pembiasaan ibadah yang kokoh sejak awal masuk pesantren. Puncak dari program ini ditandai dengan gelaran Silaturahmi Perdana Wali Santri Baru yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026, bertempat di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami.

Acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat ini dihadiri oleh seluruh santri baru, para asatidz, serta wali santri yang antusias bertemu kembali dengan putra-putri mereka setelah 40 hari berpisah. Rangkaian acara dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi formal dan sesi non-formal. Sesi formal diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sholawat, dan sambutan dari Pimpinan Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Tirmidzi, "مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الأُولَى كُتِبَ لَهُ بَرَاءَتَانِ: بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ، وَبَرَاءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ" yang artinya, "Barang siapa shalat karena Allah selama 40 hari secara berjamaah dan mendapatkan takbir pertama, maka dituliskan baginya dua pembebasan: pembebasan dari api neraka dan pembebasan dari kemunafikan." Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh santri dan wali bahwa program Baro'ah bukan sekadar rutinitas, melainkan ibadah yang sarat akan keutamaan dan keberkahan.

Setelah sesi formal selesai, acara dilanjutkan dengan sesi non-formal yang diisi oleh berbagai penampilan dari santri baru. Penampilan tersebut antara lain choir yang membawakan lagu "Oh Pondokku", pembacaan surat Ad-Duha hingga An-Nas secara bil ghoib, drama berbahasa Arab yang menampilkan kreativitas para santri, serta pembacaan nadzom Khosois Nabi yang sarat akan pujian kepada Rasulullah SAW. Puncak dari sesi non-formal adalah grand closing dengan lagu "Bunda" yang dinyanyikan secara bersama-sama oleh seluruh santri baru, menciptakan suasana yang sangat mengharukan dan menyentuh hati para wali yang hadir. Tidak sedikit wali santri yang meneteskan air mata menyaksikan penampilan putra-putri mereka yang telah menunjukkan perubahan dan kebanggaan tersendiri selama 40 hari menjalani program pembiasaan di pesantren.

Momen pertemuan antara wali dan santri setelah 40 hari berpisah menjadi puncak emosional dalam acara ini. Kehangatan dan haru terpancar jelas ketika para wali akhirnya dapat bertemu, memeluk, dan berbincang langsung dengan putra-putri mereka setelah menjalani program yang penuh tantangan dan pembinaan. Acara silaturahmi ini menjadi bukti nyata bahwa program Baro'ah telah berhasil menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kecintaan terhadap ibadah kepada para santri baru, sekaligus mempererat hubungan antara pesantren, santri, dan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter yang holistik.

Keberhasilan program Baro'ah selama 40 hari ini tidak lepas dari peran serta seluruh asatidz yang dengan sabar dan ikhlas mendampingi para santri, serta dukungan penuh dari para wali yang mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di lingkungan Nurul Fajri. Semoga program ini menjadi fondasi awal yang kokoh bagi perjalanan santri dalam menuntut ilmu dan mengembangkan karakter di pesantren, serta menjadi berkah bagi seluruh keluarga besar Nurul Fajri. Pertemuan yang penuh haru dan kebahagiaan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa perjuangan bersama antara pesantren, santri, dan orang tua adalah kunci utama dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi.

Redaksi NufaNews 
Be Better Then The Best