Dipublish pada 2026-09-02 10:49:09
Majalengka, 2 September 2026 – Kehidupan di Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami belakangan ini terasa jauh lebih dinamis dan dipenuhi aura kompetisi yang positif. Setelah melalui persiapan matang, kafilah santri Nurul Fajri akhirnya mengukir prestasi gemilang dalam ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) 2026 yang digelar di SMP Negeri 3 Majalengka pada Sabtu (29/8) lalu. Melalui program pembinaan intensif yang terstruktur dan matang, utusan Nurul Fajri sukses tampil dan membawa pulang trofi kemenangan di beberapa cabang lomba.
Ajang perlombaan seperti inilah yang sangat ditunggu-tunggu oleh para santri untuk menunjukkan bakat, mengasah kemampuan, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mereka. Kesadaran akan pentingnya mendelegasikan santri-santri terbaik yang cerdas secara intelektual dan tangguh secara mental, mendorong pihak pesantren beserta jajaran asatidz untuk merancang program pembinaan terstruktur demi target membawa pulang trofi juara.
Dominasi total berhasil diraih pada cabang Musabaqah Kaligrafi Quran (MKQ). Melalui proses seleksi ketat dari sistem ekstrakurikuler di bawah bimbingan langsung Ustadz Agnan, para santri digembleng dalam mengasah teknik goresan dan estetika khat Islam. Hasilnya, delegasi Nurul Fajri sukses menyapu bersih podium utama lewat kemenangan:
Sementara di panggung Pidato / Ceramah Agama, mentalitas santri hasil tempaan dan kawalan ketat dari Ustadz Umam melalui latihan rutin Muhadoroh tiga bahasa (Arab, Indonesia, dan Inggris) berhasil memukau dewan juri serta penonton yang hadir.
Didukung oleh kualitas pembinaan rumpun ekstrakurikuler yang matang, prestasi ini diharapkan tidak sekadar dipandang sebagai ajang berburu medali. Lebih dari itu, keikutsertaan Nurul Fajri merupakan media dakwah, ruang inklusif menemukan jati diri, serta wadah pembentukan karakter yang berdaya saing tinggi sebelum mereka terjun ke masyarakat kelak. Dengan piala kemenangan di tangan, Nurul Fajri kini bersiap melangkah ke pemusatan latihan yang lebih intensif untuk mewakili daerah di tingkat kabupaten hingga provinsi.
Merespons capaian gemilang ini, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Nurul Fajri Al Islami menyampaikan rasa bangga sekaligus pesan mendalam kepada seluruh santri. Pihak pondok menekankan bahwa momentum kemenangan di Pentas PAI 2026 ini jangan sampai dipandang sebagai ajang berburu medali atau kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, keikutsertaan dan kemenangan ini merupakan sebuah media dakwah yang efektif, ruang inklusif untuk menemukan jati diri santri, serta wadah pembentukan karakter yang berdaya saing tinggi sebelum mereka terjun ke tengah masyarakat kelak.
Redaksi NufaNews
Be Better Then The Best
Penulis: Shefani Alfia